free page hit counter

Kerang dan Hutan Mangrove Manokwari: Simbiosi mutualisme yang perlu dilindungi


Redaktor IT Duta Damai Papua Barat

Gambar: kerang di hutan mangrove (lam ganda sari sitinjak)


Kerang menjadi salah satu sumber daya alam yang dapat ditemukan di hutan mangrove di Manokwari, Papua Barat. Hutan mangrove yang terdapat di Manokwari memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat.

Para nelayan dan warga sekitar seringkali memanfaatkan hutan mangrove sebagai tempat penangkapan kerang. Kerang yang didapatkan dari hutan mangrove memiliki kualitas yang baik, dan menjadi sumber penghidupan yang penting bagi masyarakat setempat. Namun, kerang dan hutan mangrove juga memerlukan perlindungan dan pengelolaan yang baik untuk menjaga keberlangsungan sumber daya alam ini.

Melestarikan hutan mangrove di Manokwari sangatlah penting untuk memastikan keberlangsungan lingkungan dan sumber daya alam yang ada di sana. Hutan mangrove berperan penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem di wilayah pesisir, mengurangi dampak abrasi, serta menyediakan tempat hidup bagi berbagai spesies flora dan fauna.

Selain itu, hutan mangrove juga memberikan manfaat ekonomi yang penting bagi masyarakat setempat. Kerang dan hasil tangkapan lainnya dari hutan mangrove dapat dijadikan sumber penghidupan yang berkelanjutan bagi masyarakat setempat, serta memberikan potensi untuk pengembangan pariwisata.

Oleh karena itu, ajakan untuk melestarikan hutan mangrove di Manokwari sangatlah penting. Dukungan dari masyarakat, pemerintah, dan berbagai pihak terkait dalam menjaga dan mengelola hutan mangrove dengan baik akan menjadi kunci dalam menjaga keberlangsungan lingkungan dan sumber daya alam yang ada di sana.

Dengan menjaga kelestarian hutan mangrove, kita turut berkontribusi dalam menjaga keberlangsungan alam serta membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat. Marilah kita melestarikan hutan mangrove di Manokwari untuk keberlangsungan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.

Penulis : Lam Ganda Sari Sitinjak


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *